Ada hal yang telah dibangun sejak tahun 2006. sejak terjadinya gempa, vertuoso menyadari akan arti sebuah kebersamaan dan keikhlasan. dari pengalaman selama gempa, vertuoso ingin sekali membangun sesuatu yang bisa mengubah peta pemikiran orang yang mulanya biasa menjadi luar biasa, yang mulanya luar biasa menjadi sangat luar biasa.
salah satu yang dibangun vertuoso pada masa itu adalah perpustakaan gratis. menengok keadaan yang semakin hebat, teknologi yang terus berkembang dari detik ke detik, dan persaingan yang sangat ketat, vertuoso membangun perpustakaan gratis bagi siapapun yang ingin berkembang menjadi lebih baik. menurut kami, buku adalah sebenar2nya warisan buat anak cucu dan harta terpendam yang sewaktu2 dapat dicairkan. dalam ilmu pendidikan, buku adalah sumber ilmu yang merupakan investasi jangka panjang.
ada sekitar 700-an lebih buku yang disediakan. mulai buku agama, filsafat, sastra, politik, komputer, pertanian dan majalah sampai dengan ribuan e-book yang bebas dicopy bagi yang menginginkannya. memang vertuoso akui, sistem perpustakaan yang dibangun kurang efektif. jadi banyak sekali buku yang hilang dan rusak.